1️⃣ Jangan Persiapkan Jawaban, Siapkan Cerita
Dulu aku terlalu fokus hafalin jawaban.
Hasilnya? Kaku & nggak jadi diri sendiri.
Yang lebih kepake:
• 2 pengalaman paling kamu banggakan
• 1 pengalaman gagal + pelajarannya
• 1 momen kamu kerja bareng orang lain
Kalau ceritanya jelas di kepala, jawabannya bakal ngalir.
2️⃣ Riset Perusahaan
Untuk in case siapa tahu akan ditanya tentang itu, misal bergerak di bidang apa dsb.
3️⃣ Bahasa Inggris Aku Nggak Sempurna, dan Itu Oke.
Aku sempat berhenti di tengah kalimat, cari kata, bahkan salah grammar.
Tapi ternyata:
• Mereka lebih peduli apa yang aku maksud
• Bukan se-perfect apa aku ngomong
Kalimat penyelamat yang sering aku pakai:
“Let me rephrase that.”
“What I’m trying to say is…”
4️⃣ Kalau Grogi, Akui Aja
Aku pernah bilang:
“I’m a bit nervous, but I’m really excited about this opportunity.”
Dan itu bikin suasana jadi lebih manusiawi, bukan minus point.
6️⃣ Energi & Attitude Kerasa
Walaupun online:
• Cara duduk
• Nada suara
• Ekspresi
Itu semua kebaca.
Aku selalu ingat satu hal:
Mereka juga manusia, bukan robot penilai.
8️⃣ Apa pun Hasilnya, Kamu Sudah Belajar.
Ada interview yang lolos, ada yang nggak. Kamu harus yakin jika pekerjaan itu memang rezeki yang ditakdirkan untuk kamu, kamu I Shaa Allah akan mendapatkannya.
Disamping itu terus berlatih:
• Cara jawab lebih tenang
• Cara cerita lebih rapi
• Cara percaya diri pelan-pelan
Dan itu kepake terus.
Kalau kamu ngerasa:
• Belum pede
• Takut salah ngomong
• Ngerasa “aku kurang”
Aku pernah di situ juga.
Dan percaya deh:
yang penting bukan sempurna, tapi berani mulai & mau belajar.
✨ Kalau kamu pengen latihan interview bareng,
aku buka simulasi interview 1-on-1 dengan feedback jujur & aman buat belajar.